Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2007

Jalan Tunggal

JALAN TUNGGAL by Ven. Piyasilo Makalah ini ditulis oleh Venerable Piyasilo dari Damansara Buddhist Vihara dan dipersembahkan khusus utk Unisains Buddhist dari Universiti Sains Malaysia , Pulau Pinang. Makalah ini juga dipresentasikan pada Singapore Dharma Interaction Ketiga (22 - 26 Oktober 1981), dan merupakan working-paper pada seminar mengenai Theravada dan Mahayana (19 - 20 Desember 1981), di Pulau Pinang. Judul :"The One Way - A Comparative Study of Mahayana and Theravada" Penulis :Ven. Piyasilo - Damansara Buddhist Vihara Penerjemah :Ir. Edij Juangari Penerbit :Yayasan Penerbit Karaniya Jalan Tunggal (Tentang kesatuan spritual aliran-aliran dlm agama Buddha) Telah lebih dari satu dekade saya menjadi seorang misionaris yg aktif. Memiliki latar pendidikan yg berbahasa Inggris, saya mulai mengenal Buddhisme Theravada, dimana saat itu saya sulit membedakan antara Taoisme modern yg menyimpang (Taoisme awal lebih cender...

Majjhima Nikaya: Indriya Bhavana Sutta

INDRIYABHAVANASUTTA (152) Demikian telah saya dengar: Pada suatu ketika Sang Bhagava sedang tinggal di dekat Kajangala di hutan kecil Mukhelu 2 . Pada waktu itu brahmana muda bernama Uttara, seorang siswa dari Parasariya 3 menghampiri Beliau; setelah dekat, ia saling bertukar salam dengan Sang Bhagava, dan setelah berbincang-bincang dengan akrab dan sopan ia duduk pada jarak yang sopan. Lalu, Sang Bhagava berbicara kepada pemuda brahmana Uttara, siswa dari Parasariya, ketika ia duduk pada jarak yang sopan: "Uttara, apakah Parasariya sang brahmana mengajarkan pengembangan alat-alat inderia kepada murid-muridnya?" "Yang Mulia Gotama, brahmana Parasariya mengajarkan pengembangan alat-alat inderia kepada murid-muridnya." "Tapi Uttara, dengan cara apa Parasariya, sang brahmana mengajarkan pengembangan alat-alat inderia kepada murid-muridnya?" "Meng...